Jenis Tes yang Ada di Rekrutmen Bersama BUMN
Program Rekrutmen Bersama BUMN menjadi salah satu jalur yang banyak diminati oleh pencari kerja di Indonesia. Program ini biasanya diselenggarakan oleh Forum Human Capital Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara untuk membuka kesempatan karier di berbagai perusahaan milik negara. Dalam proses seleksinya, pelamar harus melewati beberapa tahapan tes untuk menilai kemampuan, karakter, serta kesesuaian kandidat dengan kebutuhan perusahaan. Setiap tahapan tes memiliki tujuan yang berbeda dalam proses penilaian pelamar. Berikut beberapa jenis tes yang biasanya ada dalam Rekrutmen Bersama BUMN.
Baca Juga: Kerja di BUMN Sejak Lulus SMA, Mungkinkah?
Tes Kemampuan Dasar (TKD)
Tes yang pertama adalah TKD merupakan salah satu tahap awal dalam proses seleksi Rekrutmen BUMN. Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dasar peserta dalam hal logika, penalaran, serta pemahaman umum.
Materi yang biasanya muncul dalam TKD antara lain:
- kemampuan numerik
- logika dan penalaran
- kemampuan verbal
- pemahaman umum
Tes ini menjadi salah satu penilaian penting untuk melihat kemampuan berpikir analitis para pelamar.
Tes Core Values AKHLAK
Selain kemampuan akademik, pelamar juga akan mengikuti tes yang berkaitan dengan nilai inti atau core values BUMN, yaitu AKHLAK. AKHLAK merupakan nilai budaya kerja yang diterapkan di seluruh perusahaan BUMN dan terdiri dari:
- Amanah
- Kompeten
- Harmonis
- Loyal
- Adaptif
- Kolaboratif
Tes ini bertujuan untuk melihat apakah karakter pelamar sesuai dengan budaya kerja di lingkungan perusahaan BUMN.
Tes Bahasa Inggris
Beberapa perusahaan BUMN juga menyertakan tes bahasa Inggris dalam proses seleksi. Tes ini digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi internasional para pelamar.
Materi tes bahasa Inggris biasanya meliputi:
- grammar
- reading comprehension
- vocabulary
Kemampuan bahasa Inggris menjadi penting karena banyak perusahaan BUMN yang memiliki kerja sama dengan perusahaan internasional.
Tes Learning Agility
Tes learning agility bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta dalam belajar dan beradaptasi dengan situasi baru. Dalam dunia kerja yang terus berkembang, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan. Tes ini biasanya menilai bagaimana seseorang menghadapi tantangan, mengambil keputusan, serta belajar dari pengalaman.
Tes Kompetensi Bidang (TKB)
Tahap berikutnya adalah Tes Kompetensi Bidang (TKB) yang biasanya dilakukan oleh masing-masing perusahaan BUMN. Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan pelamar sesuai dengan bidang pekerjaan yang dilamar.
Bentuk tes kompetensi bidang bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan perusahaan, seperti:
- tes teknis sesuai jurusan
- wawancara kerja
- psikotes
- tes kesehatan
Tahap ini biasanya menjadi tahap akhir dalam proses seleksi sebelum pengumuman hasil.

